Senin, 21 Mei 2012

Pelangi Kehidupan


Sebenarnya kenangan adalah pelangi hidup kita, cantik dan indah. Merah seperti buah apel, manis di dalamnya. Jingga bak kobaran nyala api seperti tak akan pernah padam. Kuning seperti matahari yang menyinari hari-hari kita. Hijau bagai tanaman yang tumbuh subur. Biru seperti air yang jernih begitu alami. Ungu bagaikan bunga yang menjelang mekar. Dan Nila-Lembayung seperti mimpi-mimpi yang memenuhi hati.

Dari jaluran warnanya dapat kita mengenali keindahan, dari perjalanan masa dapat kita menginsafi satu episode suka dan duka, dan dari perjalanan rentetan kisah dapat kita mengambil pelajaran. Semua berhikmah dan apa yang baik menjadi teladan dan apa yang buruk menjadi pengajaran agar tidak terjadi untuk kedua kalinya. 

Lihatlah air sungai, airnya tetap mengalir walaupun berjuta batu menghalang. Jika sedih, lihatlah ke langit, kita akan sadar Allah senantiasa bersama. Dan Allah tidak akan memberi ujian dan cobaan di luar batas kesanggupan hamba-Nya, sesuai dengan firman Allah :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Q.S. Al-Baqarah:286)

Mari kita renungkan :

1. Saat kita memohon kekuatan kepada-Nya, Allah memberi kita kesulitan untuk membuat kita kuat.
2. Saat kita memohon kebijakan kepada-Nya, Allah memberi kita persoalan untuk diselesaikan.
3. Saat kita memohon kemakmuran kepada-Nya, Allah memberi kita otak dan tenaga untuk bekerja.
4. Saat kita memohon keteguhan hati kepada-Nya, Allah memberi kita bahaya untuk diatasi.
5. Saat kita memohon cinta kepada-Nya, Allah memberi kita orang-orang bermasalah untuk ditolong dan dikasihani.
6. Saat kita memohon kemurahan hati kepada-Nya. Allah memberi kita kesempatan-kesempatan.

Lihatlah ke laut, airnya cantik dan membiru dan penuh dengan ketenangan, tapi hanya Allah saja yang tahu rahasia di dalamnya. Begitu juga dengan kehidupan manusia, riang gembira tapi hanya Allah yang tahu kehidupannya.

Waktu memang berlalu dan berlalu, namun kenangan yang tersimpan tak akan hilang dari ingatan, dan kita terus berjuang melawan segala ujian yang menyempurnakan cita-cita. Kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang dicapai dengan cobaan, semakin banyak cobaan yang dilalui berarti semakin besar kebahagiaan yang ditabungkan untuk masa depan.

You just need to believe :

“All great things have small beginning. As you saw, so will you reap! It is no use crying over spilt milk.”






Gambar diambil dari sini



25 Agustus 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar